twitter

Tampilkan postingan dengan label restart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label restart. Tampilkan semua postingan

Diantara beberapa masalah atau kerusakan yang sering terjadi pada sebuah komputer adalah kondisi dimana komputer sering restart sendiri. Kondisi komputer sering restart ini tentu saja sangat menjengkelkan terutama apabila kita sedang melakukan pekerjaan kemudian secara tiba-tiba komputer restart sendiri sedangkan kita belum sempat menyimpan dokumen atau menyelesaikan pekerjaan tersebut. Menurut pengalaman saya pribadi terdapat beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan komputer sering restart sendiri, diantaranya adalah:

1. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Processor yang kepanasan (overheat) adalah salah satu penyebab utama komputer anda atau sering restart sendiri. Untuk mengecek terjadinya overheat pada Processor dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
  • Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
  • Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian Pendingin (Cooler) Processor.
Penyebab utama dari Processor yang kepanasan ini juga terdapat beberapa hal:
  • Kondisi kipas angin (fan) yang terdapat pada pendingin Processor yang sudah tidak optimal (misalnya macet karena debu)
  • Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor, ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
  • Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Pendinginnya.
  • Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.
    Untuk mengatasi komputer sering restart karena Procesor kepanasan (overheat) ini kita bisa melakukan beberapa hal diantaranya:
    • Senantiasa membersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kuas cat yang bersih dan vacum cleaner kecil.
    • Menggunakan thermal paste sebagai penghubung yang merekatkan bagian Processor dan Pendingin. Untuk thermal paste yang sudah kering sebaiknya diganti.
    • Menyimpan komputer diruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC). Seandainya terpaksa harus menyimpan komputer di ruangan yang cukup panas, maka sebaiknya lengkapi casing CPU dengan kipas angin tambahan.
    • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor. Program ini dapat Anda download disini. Screenshootnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini. 

      hardware monitor
    2. Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya
    Penyebab kedua komputer sering restart adalah kurangnya daya atau sudah tidak optimalnya bagian Power Supply yang mensupply daya pada CPU. Hal ini bisa terjadi misalnya karena macetnya atau matinya Kipas angin (fan) yang terdapat pada power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Untuk keperluan komputer sekarang, sebaiknya pakailah sebuah Power Supply dengan daya minimal 530 Watt.

    3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
    Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

    4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector
    Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of deadth atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah keruksakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.

    5. Komputer sering restart karena RAM rusak
    RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart, hal ini pernah saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat itu komputer selalu restart ketika dinyalakan meskipun saya telah memastikan tidak ada masalah dengan hardware yang lain, komputer tetap tidak bisa booting dan selalu restart meskipun masuk ke windows safe mode. Saya kemudian mengganti RAM yang terpasang, dan akhirnya komputer bisa berjalan normal kembali.

    Demikianlah tentang beberapa penyebab dan cara memperbaiki komputer sering restart, semoga bisa membantu.
    | 0 komentar | Label: ,

    Yah, ngga ada salahnya sharing informasi ini, lumayan klo ada yang perlu restart gara2 BB nya nge-hang, lemot, atau lain sebagainya beberapa hari ini sebelum RIM resmi di blokir.
    Oke, caranya sebenarnya sangat mudah mirip shortcut restart untuk PC/Komputer. Ngga mungkin juga cara restart PC itu dengan cara cabut kabel atau ngelepas Power Supply selama 30 detik terus dipasang lagi. Akibat dari pencabutan power dengan paksa adalah kerusakan. Untuk melakukan restart, secara intuitif saya mengatakan, sebuah device memerlukan berbagai proses: dari menutup aplikasi, sistem dsb sebelum memutuskan aliran sumber dayanya. Jadi sangat tidak rekomen untuk mencabut baterai device ketika device masih menyala. Apalagi cabut Power Supply PC kalau PC sedang dalam keadaan menyala, selain tidak baik untuk PC, tidak baik juga untuk kesehatan Anda. Penting untuk diperhatikan.
    Jadi, shortcut untuk mereset Blackberry device anda adalah:
    Tahan tombol [alt]+[↑aA]+[del←] 
    catatan: tekan [↑aA] yg di sisi kanan kalau sisi kiri tidak ada respon
    Selamat Mencoba!
    | 0 komentar | Label:
    Dari pengalaman yang sering terjadi banyak yang bertanya kenapa komputer saya sering restart sendiri. Pada artikel ini akan dijelaskan beberapa penyebab komputer sering restart sendiri antaralain :
    1. CPU (Processor) mengalami panas yang melebihi Standard
    Jika CPU Anda berjalan melebihi suhu 60 derajat (C), Komputer Anda mungkin berisiko rusak pembakaran keluar. Beberapa sistem akan dimatikan secara otomatis saat suhu mencapai tingkat yang tidak aman.
    Beberapa penyebab Processor mengalami panas :
    • Bertumpuknya debu di headsing pendingi, akan membatasi aliran udara dan mencegah pendinginan.
    • Pemakaian komputer dalam waktu yang sangat lama.
    • Panas processor juga dapat terjadi karena penggunaan software seperti Itunes, RealPlayer, Windows Media player, Game 3d, Aplikasi disain Grafis, Video Editing dll yang memerlukan banyak daya untuk proses dekompresi dan decode file musik, video dan gambar, yang dapat menyebabkan processor atau hard drive cepat panas.
    • Tata letak komputer yang terlalu dekat ke tembok, sehingga tidak ada celah udara, juga penempatan yang secara langsung terkena sinar matahari.
    • Ruang yang sempit dan banyak dikunjungi oleh orang, sepertihalnya warnet, sehingga menimbulkan udara yang sesak akan membuat komputer cepat panas
    • Menggunakan aplikasi yang berlebihan, bila anda membuka aplikasi  sekaligus seperti mp3, browse internet, office, dan yahoo masangger serta yang lainnya, cendrung membuat komputer anda cepat panas, karena processor akan bekerja keras untuk melaksanakan perintah membuka program dan menjalankan aplikasi tersebut.
    • Menginstall dan menggunakan software yang melebihi spesifikasi processor, akan menyebabkan processor cepat panas, untuk mengatasi hal ini baca spesifikasi program yang akan anda install, minimal spek software yang anda install kedalam komputer harus dibawah spesifikasi komputer anda.
    2. Masalah di Memory
    Jia permasalahannya bukan karena permasalahan panasnya processor, penyebab lain yang paling mungkin adalah memori yang buruk. Processor akan mencoba untuk mengakses tempat yang buruk dalam memori sistem anda (RAM) dapat menyebabkan komputer panik dan restart. Cara terbaik untuk mengatasi ini buka casing CPU, mencabut dan mengganti sebuah RAM stick dan kita dapat apakah dengan dicabutnya satu ram atau dengan mengganti Ram komputer tidak restart lagi. Jika tidak restart lagi berarti masalah sudah teratasi.
    3. Komputer Sering Restart pada saat Mendownload
    Kadang permasalahan komputer sering restart pada saat anda mendownload, bila anda menggunakan brows firefox dan accelerator Download manager hal ini bisa menyebabkan masalah. Periksa semua pengaturan dalam download manager dan tweak jika perlu. Atau menyingkirkan download manager dan lihat apakah masalahnya masih tetap.
    4. Masalah karena Virus
    Virus juga dapat menjadi penyebab komputer sering restart sendiri, karena virus akan menyerang file system sehingga system tidak bisa berjalan dengan normal dan berat, yang akan membuat system akan restart, atau virus menginfeksi file system sehingga komputer tidak dapat menjalankan system dengan normal dan mengakibatkan setiap kali komputer anda digunakan akan restart. Cara menyelesaikan masalah ini, scan komputer anda dengan antivirus yang terbaru dan selalu update.
    5. Distribusi Daya Listrik
    Kegagalan pasokan listrik di bawah standart yang seharusnya juga dapat menyebabkan komputer Anda me-restart pada waktu yang tidak menentu. Switching power supply sudah tidak normal bekerja. Untuk mengatasi masalah ini, matikan komputer, buka power supply, lepaskan kabel catu daya ke motherboard. coba dengan menggunakan power supply yang baru.
    6. Komponen Motherboard melemah
    Kapasitor yang buruk atau melemah pada motherboard juga dapat menyebabkan komputer reboot. Bila anda mahir menggunakan solder dan memeriksa kapasitor yang melemah, anda dapat melakukan penggantian untuk perbaikan kapasitor yang lemah. Tapi bila anda tidak mahir dalam menggunakan solder dan mencari kapasitor yang lemah, lebih baik serahkan kepada tenaga service atau mengganti motherboard dengan yang baru.
    7. Hardisk yang Rusak
    Hardisk adalah tempat penyimpanan system file dan data, dimana sistem windows dan file program disimpan di dalam hardisk, bila sebuah hardisk terutama pada partisi boot mengalami bed sector, dan di dalam bad sector tersebut terdapat file system, maka ini dapat mengakibatkan system tidak dapat membaca data, dan system akan restart. Untuk mengatasi hal ini ada beberapa cara :
    • Gunakan aplikasi recovery system untuk memperbaiki Bad sector
    • Membuat partisi baru dengan software seperti easus atau menginstall ulang windows dan memecah hardisk menjadi beberapa, dengan cara membuat sebuah partisi dimana di sebuah partisi tersebut tempat bad sector, dan partisi tersebut tidak perlu di cereate atau diformat, serta menginstall sistem di partisi yang masih bagus sectornya.
    • Mengganti hardisk
    8. Driver yang tidak sesuai
    Kadang karena kita tidak menemukan driver, atau CD Driver kita hilang, kita mendownloadnya di website, dan bila anda mendownloadnya di hosting yang bukan distributor hardware tersebut, dan menginstallnya di komputer, ini dapat menjadi masalah, karena kemungkinan driver yang anda download tersebut tidak lengkap, atau driver tersebut telah disisipi oleh virus, atau program lain, sehingga tidak sesuai dengan peralatan yang terpasang di komputer anda. Cara pencegahannya, uninstall driver tersebut, kemudian download dreiver dari distributer perangkat komputer sehingga terjamin keasliannya.
    9. Konfolik Software
    Komputer juga bisa Restart sendiri bila terjadi konflik antara program yang diinstall dengan sistem driver komponen peralatan, biasanya ini terjadi pada software Editing video, Editing Audio dan software Game, dimana terjadi konflik antara sistem dari software dengan Driver peralatan seperti VGA dan sound card. Dimana untuk menjalankan software tersebut, komponen komputer tidak kompatible sehingga terjadi konflik dan komputer akan restart sendiri.
    Untuk mengatasi hal tersebut di sarankan mengupdate driver komponen atau mengganti komponen dengan yang kompatible dengan software yang diinstall. Sebelum menginstall software, terlebih dahulu harus di baca spesifikasi software tersebut, apakah kompatible dengan komponen komputer.
    Catatan : Ada pengaturan yang terdapat di Windows XP yang dapat memberitahu Anda penyebab komputer me-restart saat terjadi kesalahan sistem. Jika Anda menonaktifkan pilihan itu, Anda dapat mengatasi masalah reboot otomatis.
    • Klik Start, lalu buka Control Panel
    • Klik Kinerja dan Pemeliharaan
    • Sistem Klik
    • Klik pada Tab Advanced
    • Klik Settings pada bagian  Startup and Recovery
    • Hapus centang Automatically Restart di bagian System failure
    Catatan ; cara ini dapat mencegah sistem untuk restart, tetapi bisa juga untuk mengatasi masalah. Sebagai alternatif untuk mengukur ini, coba ingat apa yang anda lakukan baru-baru ini pada sistem anda. Jika Anda telah menginstal perangkat keras atau perangkat lunak baru, dan bila anda menghapusnya restart terus berlanjut. atau dengan men-download perangkat lunak driver terbaru dari situs web produsen akan memperbaiki masalah inkompatibilitas perangkat keras yang menyebabkan restart.

    | 0 komentar | Label: , ,